Bralinknews.com – Cilegon – 19 Agustus 2026 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memperkuat sinergi strategis bersama Chandra Asri Group dan Forum Bank Sampah. Sinergi ini diwujudkan melalui perluasan cakupan Program KOLASE Cilegon. Peresmian kelanjutan program berlangsung secara khidmat di SDN Sumampir, Kota Cilegon, pada Rabu (19/08). Agenda ini menjadi komitmen nyata dalam mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dini. Selain itu, program ini juga menerapkan pengelolaan lingkungan berbasis ekonomi sirkular.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, menegaskan bahwa program pengelolaan sampah ini memegang peranan krusial. Program ini dibentuk untuk membangun karakter dan kebiasaan generasi penerus. Melalui edukasi yang diintegrasikan sejak bangku sekolah, anak-anak diharapkan mampu memilah sampah dari rumah. Lebih lanjut, beliau berharap gerakan ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Tujuannya adalah mereduksi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPSA)
Keberhasilan Program KOLASE Cilegon Batch 2Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, memaparkan laporan capaian program. Pelaksanaan batch dua yang berlangsung pada tahun 2025 lalu telah sukses diimplementasikan di 20 sekolah percontohan.
Dari intervensi tersebut, capaian nyata yang berhasil diraih antara lain:
* Volume Sampah: Total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 35 ton.
* Nilai Ekonomi: Akumulasi pendapatan dari tabungan sampah menyentuh angka Rp58 juta.
* Dampak Lingkungan: Pengurangan beban sampah sirkular secara signifikan di tingkat sekolah.
Ekspansi Massal Batch 3 di 120 Sekolah Cilegon
Menindaklanjuti keberhasilan tersebut, Pemerintah Kota Cilegon resmi memperluas jangkauan Program KOLASE Cilegon batch tiga pada tahun ini. Skala kepesertaan ditingkatkan secara masif menjadi 120 sekolah di seluruh wilayah Kota Cilegon.
Melalui ekspansi ini, DLH Kota Cilegon bersama sektor swasta dan Forum Bank Sampah menegaskan kembali komitmennya. Mereka siap membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan terintegrasi. Program ini juga diproyeksikan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

