Bralinknews.com – Cilegon – DLH Kota Cilegon terus bergerak cepat dalam membenahi sistem tata kelola kebersihan di wilayahnya. Paling baru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon menerima hibah berupa satu unit kendaraan alat berat loader dari pihak swasta, PT Jagat. Langkah strategis ini diambil guna mengatasi kendala teknis penanganan volume sampah di titik-titik krusial pasar tradisional.
Kepala DLH Kota Cilegon, Sabri Mahyudin, mengonfirmasi bahwa armada baru tersebut kini sudah mendarat di lokasi operasional. Pemerintah menempatkan kendaraan pengangkut ini langsung pada lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Kranggot. Penempatan ini krusial untuk memudahkan proses pengerukan sampah harian yang menumpuk di sekitar area pasar.
“Alhamdulillah kami mendapatkan hibah berupa kendaraan alat berat pengeruk sampah (loader) yang saat ini kami tempatkan di TPS Pasar Kranggot, Kota Cilegon. Alat ini sangat penting untuk mempermudah pengerukan sampah di lokasi terutama saat memindahkan sampah ke kontainer,” kata Sabri kepada media.
Solusi Jitu Atasi Alat Berat yang Rusak dan Usang
Kehadiran unit armada dari PT Jagat ini menjadi angin segar bagi jajaran dinas kebersihan setempat. Sabri mengaku sangat terbantu dengan aksi korporasi tersebut. Pasalnya, infrastruktur pendukung yang dimiliki oleh Pemkot Cilegon di kawasan Pasar Kranggot kondisinya sudah sangat memprihatinkan.
“Ini tentu saja bagi kita sangat membantu, karena kondisinya alat berat kami di lokasi sudah tidak bisa digunakan karena rusak,” tambah Sabri
Kondisi mesin penunjang yang usang kerap memicu keterlambatan pengangkutan limbah pasar menuju ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir atau TPSA Bagendung. Masalah penumpukan di hilir pun kini dapat diminimalisir lewat efisiensi waktu pengerukan armada loader baru ini.
Ajukan Anggaran Pemeliharaan ke Bappeda
Agar aset anyar ini memiliki masa pakai yang panjang, pihak dinas terkait langsung bergerak menyusun skema perawatan berkala. Saat ini, DLH Kota Cilegon telah mengajukan estimasi biaya pemeliharaan alat berat hibah tersebut kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon.
“Untuk pemeliharaan nya sudah kami ajukan ke Bappeda Kota Cilegon,” pungkasnya.
Kerja sama taktis antara instansi pemerintah dengan sektor swasta seperti ini diharapkan terus berlanjut. Pemenuhan fasilitas kebersihan yang prima akan mempercepat visi target adipura serta kenyamanan ruang publik bagi seluruh warga Cilegon.

