
Bralinknews.com – Cilegon – PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) mengumumkan perpanjangan periode start-up dan aktivitas flaring (pembakaran gas terkendali) hingga satu pekan ke depan, dimulai tanggal 27 Mei 2025. Perpanjangan ini diperlukan untuk menstabilkan parameter proses produksi, sebagaimana disampaikan Manajer Umum HSE PT LCI, Sugeng Priyanto, dalam keterangan tertulis. Pihak LCI menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat selama periode start-up ini.
[sg_popup id=”6007″ event=”inherit”][/sg_popup]
Flaring, sebagai proses pembakaran gas berlebih atau sisa produksi yang tidak dapat dimanfaatkan, merupakan praktik standar di industri petrokimia dan migas global. Proses ini bertujuan untuk mencegah pelepasan gas langsung ke udara terbuka dan memastikan keselamatan operasional. Meskipun selama fase start-up aktivitas pembakaran mungkin tampak signifikan, LCI memastikan bahwa proses ini dilakukan secara terkendali dan aman melalui cerobong (flare stack) khusus. Proses ini bukanlah indikasi bahaya, melainkan mekanisme pengamanan.
LCI menegaskan komitmennya terhadap kepatuhan lingkungan, keselamatan kerja, dan transparansi selama periode flaring ini. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul.
Sebagai bentuk pengawasan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon telah memasang alat pemantau kualitas udara di beberapa titik, baik di dalam kawasan pabrik maupun di permukiman warga sekitar, melibatkan pihak independen. Pemantauan juga dilakukan terhadap getaran dan kebisingan. Hasil pengukuran terakhir menunjukkan tingkat kebisingan berada di angka 55 desibel, masih di bawah ambang batas aman 70 desibel. Langkah-langkah pengawasan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan dampak lingkungan dari aktivitas flaring tetap terkontrol.





