CILEGON, BRALINKNEWS.COM – Dalam upaya akselerasi pembangunan daerah dan penguatan kemanunggalan TNI bersama rakyat, Pemerintah Kota Cilegon secara resmi memulai pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat tersebut diselenggarakan di area Parkir Pelabuhan Indah Kiat pada hari Rabu, 22 April 2026.
Pelaksanaan Upacara dan Kehadiran Pejabat Terkait
Wali Kota Cilegon, Robinsar, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara yang menandai dimulainya kolaborasi strategis ini. Turut hadir memantau jalannya kegiatan, Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M., yang memegang peranan krusial sebagai Pengendali Kegiatan TMMD di wilayah tersebut.
Hadirnya jajaran pimpinan daerah dan TNI ini menegaskan komitmen kolektif dalam menyukseskan program yang mengusung tema sentral: “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri”. Program ini dirancang untuk menyasar wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur guna meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.
Esensi dan Filosofi TMMD Ke-128
Dalam arahannya, Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, menekankan bahwa TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata. Ia menjelaskan bahwa esensi dari kegiatan ini adalah perwujudan nyata dari integrasi TNI dengan komponen bangsa lainnya dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan sosial.
“Melalui momentum TMMD ini, orientasi kami melampaui pembangunan infrastruktur dasar. Kami berupaya membuka simpul-simpul ekonomi yang terhambat, meningkatkan mobilitas warga, serta secara simultan memperkokoh ketahanan sosial masyarakat terhadap berbagai tantangan zaman,” ungkap Brigjen TNI Daru Cahyadi.
Lokasi Strategis dan Alokasi Sumber Daya.
Untuk edisi ke-128 ini, fokus pelaksanaan dipusatkan di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama 30 hari kalender (22 April – 21 Mei 2026) ini melibatkan kekuatan personel gabungan sebanyak 150 orang, yang terdiri dari unsur TNI, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta berbagai elemen pendukung dari pemerintah daerah dan masyarakat sipil.
Rincian Sasaran Pembangunan Fisik dan Nonfisik
Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf. Imam Bukhari, memaparkan secara detail mengenai target capaian yang telah disusun untuk menyentuh kebutuhan fundamental masyarakat:
1. Pembangunan Infrastruktur (Sasaran Fisik):
* Aksesibilitas: Pembukaan badan jalan baru sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar 6 meter, serta pemadatan jalan eksisting sejauh 1,8 kilometer.
* Sanitasi dan Air Bersih: Pembangunan 10 titik sumur bor, instalasi fasilitas MCK, serta proyek pipanisasi air bersih sepanjang 1 kilometer guna menjamin ketersediaan air layak konsumsi.
* Hunian dan Fasilitas Umum: Rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta renovasi sarana ibadah mencakup masjid dan musala di wilayah terdampak.
* Lingkungan dan Pangan: Pembangunan sistem drainase (saluran air), penanaman 1.000 bibit pohon untuk penghijauan, serta inisiasi program ketahanan pangan melalui sektor pertanian dan peternakan.
2. Pemberdayaan Masyarakat (Sasaran Nonfisik): Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-128 menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui serangkaian penyuluhan dan layanan masyarakat, di antaranya:
* Penyuluhan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara.
* Edukasi kesehatan masyarakat, khususnya pencegahan stunting dan bahaya narkotika.
* Layanan jemput bola administrasi kependudukan.
* Bakti sosial kesehatan berupa operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu.
Dukungan Pemerintah Kota dan Harapan Masa Depan
Wali Kota Cilegon, Robinsar, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi lintas sektoral ini. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kota Cilegon akan memberikan dukungan administratif dan anggaran secara penuh untuk memastikan seluruh target tercapai secara optimal.
“TMMD merupakan bukti otentik bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan Polri dapat mengakselerasi pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kami berharap konektivitas di Kecamatan Pulomerak akan semakin terbuka, sehingga memicu pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” tutup Wali Kota dalam amanat tertulisnya.
Dengan dimulainya program ini, masyarakat Kecamatan Pulomerak diharapkan dapat menyambut perubahan positif yang akan membawa peningkatan kualitas hidup bagi seluruh lapisan warga.
