Bralinknews.com – Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memaksimalkan penanganan banjir serta perbaikan infrastruktur jalan rusak pascalebaran. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, mengatakan perbaikan jalan rusak saat ini tengah dikebut di sejumlah titik. Hal tersebut dilakukan untuk mengejar target pemulihan kondisi infrastruktur setelah tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

“Perbaikan jalan rusak kita kebut setelah Lebaran, agar mobilitas masyarakat kembali lancar dan aman,” ujarnya.

Baca Juga ya..  BPTD Kelas II Banten Gelar Bimtek Perizinan Angkutan Orang Tingkatkan Pemahaman dan Kepatuhan Pengusaha Angkutan

Selain itu, penanganan banjir juga dilakukan secara menyeluruh. PUPR Kota Tangerang mengoptimalkan berbagai langkah mulai dari normalisasi saluran air hingga pengerukan sedimen di sejumlah titik rawan genangan.

Tak hanya itu, berbagai peralatan pendukung seperti pompa penyedot portable juga disiagakan untuk mempercepat penanganan genangan air saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Alat-alat pendukung seperti pompa portable sudah kita siagakan untuk mempercepat penanganan genangan,” jelas Taufik.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa penanganan luapan air difokuskan di beberapa aliran sungai utama seperti Kali Angke, Kali Sabi, dan Cirarab yang kerap menjadi titik rawan banjir.

Baca Juga ya..  Cegah Penyelundupan, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Nataru

Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga terus menggencarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Pasalnya, perilaku tersebut menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya saluran air yang memicu banjir.

“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami terus mengimbau agar tidak membuang sampah sembarangan demi mencegah banjir,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin sebelumnya menegaskan bahwa penanganan banjir dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menyebutkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya penanganan dapat berjalan optimal.

Baca Juga ya..  Akhiri Kegiatan di Kaltim, Menteri AHY Kunjungi Kantor Badan Bank Tanah di Penajam Paser Utara

“Pemkot terus berupaya maksimal dalam mengatasi persoalan banjir dan infrastruktur. Namun, partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan untuk menjaga lingkungan,” ujar Sachrudin dalam keterangan sebelumnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Tangerang berharap dampak banjir dapat diminimalisir serta kualitas infrastruktur jalan semakin baik, sehingga mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga secara keseluruhan.

By bralinknews

BRALINKNEWS.COM Berita terkini nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *