Bralinknews.com – CILEGON – Gedung Perpustakaan Kota Cilegon mulai dikembangkan dengan konsep layanan yang lebih beragam. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Cilegon tidak hanya mengandalkan koleksi buku untuk menarik masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai fasilitas, kegiatan literasi hingga layanan yang menyasar kebutuhan kelompok masyarakat tertentu.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya DPK meningkatkan kunjungan masyarakat setelah Gedung Perpustakaan Kota Cilegon menempati lokasi baru.
Gedung perpustakaan tersebut diresmikan pada Selasa, 19 Mei 2026 oleh Wali Kota Cilegon Robinsar bersama Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) Aminudin Aziz. Kepala DPK Kota Cilegon, Ismatullah mengatakan pihaknya terus berupaya mengenalkan keberadaan gedung perpustakaan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kita menerapkan pelayanan prima,” ujar Ismatullah saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).Salah satu upaya yang dilakukan DPK adalah memperluas waktu akses masyarakat. Tidak hanya pada hari kerja, pelayanan juga diberikan pada Sabtu dan Minggu dengan jam operasional hingga malam hari.

“Menambah waktu layanan Sabtu dan Minggu. Jam pelayanan sampai pukul 22.00 WIB. Kita juga ada layanan disabilitas dan wanita serta pojok literasi Wong Cilegon,” tuturnya. Perpanjangan waktu layanan tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang memiliki aktivitas pada siang atau hari kerja. Sementara layanan yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu menjadi bagian dari pengembangan akses perpustakaan agar dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak masyarakat.

Baca Juga ya..  ASDP Dukung Kemajuan Pariwisata Nasional di Kawasan Danau Toba

DPK juga menyiapkan pengembangan fasilitas di dalam maupun sekitar gedung perpustakaan. Selain kegiatan literasi, sejumlah fasilitas disebut akan disempurnakan untuk mendukung kenyamanan pengunjung.

“Kita juga kerjasama dengan komunitas literasi, membuat kegiatan kajian, bedah buku, pemutaran film. Selain itu, kita juga melengkapi sarana prasarana perpustakaan. Akan ada penambahan fasilitas pagar, parkiran, peredam suara untuk mini teater serta perawatan Gedung sebagai uapaya penyempurnaan layanan,” ujarnya.

Dengan pengembangan tersebut, perpustakaan tidak hanya digunakan untuk aktivitas membaca. Berbagai kegiatan seperti kajian, bedah buku dan pemutaran film juga menjadi bagian dari aktivitas yang dapat dilakukan di lingkungan perpustakaan.

Baca Juga ya..  BPTD Kelas II Banten Gelar Operasi Gabungan Ramp Check Kendaraan Bus di Jalur Wisata Anyer

Selain mengembangkan fasilitas di gedung utama, DPK Kota Cilegon juga memperluas jangkauan pelayanan melalui Perpustakaan Keliling atau Pusling.”Kita sampai dengan saat ini berupaya untuk memunculkan inovasi-inovasi baru. Salah satunya Pusling atau perpustakaan keliling,” katanya.

Layanan perpustakaan keliling menjadi salah satu cara untuk menjangkau masyarakat di luar gedung perpustakaan. Dengan demikian, pelayanan tidak sepenuhnya bergantung pada masyarakat yang datang langsung ke gedung baru tersebut.

Aktivitas literasi juga dikembangkan melalui kerja sama dengan sejumlah pihak. DPK menyebut sekolah, lembaga pemerintahan, komunitas, media hingga organisasi masyarakat menjadi bagian dari jejaring kolaborasi yang dibangun.

“Kita juga kerjasama dengan sekolah, Kalapas, Kajari, Legislatif, Yudikatif dan eksekutif serta media dan NGO,” ujarnya. Selain kolaborasi kelembagaan, DPK juga mendorong keterlibatan dunia usaha dan dunia industri yang berada di Kota Cilegon.

Baca Juga ya..  Karang Taruna Samangraya Bantah Perekrutan Tenaga Kerja Proyek PT CAA Tidak Transparan

“Meminta dukungan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya. Berbagai program tersebut menunjukkan bahwa pengembangan Gedung Perpustakaan Kota Cilegon tidak hanya berfokus pada penambahan koleksi bacaan. DPK juga mengembangkan fungsi gedung sebagai ruang untuk kegiatan literasi, edukasi, kreativitas dan interaksi masyarakat.

Hingga Agustus 2026, jumlah kunjungan yang tercatat mencapai 53.075 pengunjung. Dari angka tersebut, sebanyak 26.731 merupakan pengunjung laki-laki, sedangkan 26.075 pengunjung perempuan.

Data kunjungan tersebut menjadi salah satu catatan DPK Kota Cilegon dalam mengembangkan layanan perpustakaan setelah menempati gedung baru.

Pengembangan fasilitas, perluasan jam pelayanan, kegiatan literasi serta layanan perpustakaan keliling terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan perpustakaan.

By bralinknews

BRALINKNEWS.COM Berita terkini nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *