Bralinknews.com, Cilegon – Kue kontol bebek atau dikenal dengan kue tambang kue khas Cilegon yang sudah jarang ditemui, menjadi berkah bagi salah seorang warga di Lingkungan Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten.

Bagaimana tidak, Maulana setiap harinya mampu meraup penghasilan hingga jutaan rupiah dari bisnis rumahan kue kontol bebek yang diproduksi nya.

Ditemui di tempat usahanya, pada Rabu (31/08), Maulana sang pemilik usaha menjelaskan, usaha kue tambang yang ditekuninya sejak 7 tahun terahir, melibatkan keluarga dan delapan orang masyarakat sekitar yang dipekerjakan.

Baca Juga ya..  Alvara Research Center: Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Polda Banten Meningkat

Dalam sehari, ia mampu memproduksi sedikitnya 20 bal kue tambang dimana per ball nya berisi 75 bungkus. 

Kue kontol bebek atau kue tambang.

“Sudah 7 tahun, yah sama keluarga aja kadang panggil orang. Sehari dari 19 kilogram terigu itu bisa produksi 20 bal kue tambang. Kita jual per bal itu Rp 52 ribu, pengecer itu jual seribu per bungkus, sehari sekitar sejuta lebih lah tapi itu masih kotor belum modal,” kata Maulana.

Maulana menyebut, kue kontol bebek merupakan sebutan dari warga masyarakat sekitar terhadap kue ini. Namun ia mengenalnya sebagai kue tambang atau kue untir-untir.

Baca Juga ya..  Puncak PKJ Tingkat Provinsi Banten Ditutup Dengan Talkshow yang Membahas Keselamatan di Jalan Raya

“Ya kalau warga sini manggilnya kue kontol bebek, kalau saya manggilnya kue tambang atau untir-untir,” tambahnya.

Kue tambang produksinya ini tidak hanya dipasarkan di wilayah Kota Cilegon, tetapi juga hingga ke wilayah Serang Raya dan Wilayah Labuan, Pandegelang.

Dan untuk mendukung usaha UMKM yang ditekuni warganya, Lurah Sukmajaya Irfan Sonhaji, mengaku telah meminta agar pihak dinas terkait dapat membantu melakukan pembinaan dan pelatihan kepada warga pelaku UMKM di wilayahnya. Terutama dalam hal produksi dan pengolahan agar produksi nya bisa didukung dengan sarana prasarana yang terstandar.

Baca Juga ya..  Pelindo Regional 2 Banten Siapkan Pelabuhan Ciwandan Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

“Kalau untuk pemasaran itu karena Sukmajaya dekat dengan pasar itu tidak ada masalah. Hanya saja saya meminta agar dinas terkait bisa memberikan pelatihan pembinaan kepada warga kami yang menjadi pelaku UMKM. Agar bisa lebih berkembang dan sarana prasarana produksi nya menjadi terstandar,” jelas Irfan.

By bralinknews

BRALINKNEWS.COM Berita terkini nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *