Bagikan artikel ini!

Bralinknews.com – Serang – Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten telah menyelesaikan otopsi terhadap korban pembunuhan dan mutilasi yang ditemukan di Gunungsari, Kabupaten Serang. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dipastikan bahwa korban tidak sedang hamil.  Hal ini disimpulkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap rahim korban yang ditemukan kosong.
[sg_popup id=”6007″ event=”inherit”][/sg_popup]


Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten, Donald Rinald, menyatakan pada Senin, 21 April 2025, bahwa  “Saat otopsi, rahim korban kosong, jadi kami tidak bisa memastikan korban sedang hamil.”

Baca Juga ya..  PERJALANAN LEBIH PRAKTIS: DARI OJEK MANUAL KE APLIKASI GOJEK

Pemeriksaan juga mengungkapkan bahwa bagian tubuh yang ditemukan terdiri dari kepala, tungkai kanan dan kiri (bagian atas dan bawah).  Kedua lengan korban hingga saat ini belum ditemukan.  Dokter Rinald menjelaskan, “Temuan awal hanya berupa kepala, tungkai atas dan bawah kanan dan kiri. Untuk lengan kanan dan kiri hingga saat ini belum ditemukan.”

Hasil pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan adanya luka akibat kekerasan benda tajam pada tubuh korban.  Uji histopatologi forensik mendeteksi adanya reaksi peradangan di sekitar luka, yang mengindikasikan bahwa korban masih hidup saat mengalami kekerasan tersebut.  Dokter Rinald menambahkan, “Pada tungkai kanan dan kiri, ditemukan adanya sel-sel polimorfonuklear yang menandakan luka akibat kekerasan tajam terjadi ketika korban masih hidup.”

Baca Juga ya..  Lonjakan Permintaan Pasir Cilegon Pasca-Penutupan Tambang Bogor

Selain luka benda tajam, ditemukan pula luka bakar pada beberapa bagian tubuh korban.  Hasil forensik menunjukkan bahwa korban masih hidup saat dibakar.

Kedua lengan korban masih belum ditemukan. Kepala korban ditemukan pada Sabtu, sementara potongan tungkai ditemukan sebelumnya.  Dokter Rinald memperkirakan, berdasarkan kondisi jenazah dan keberadaan belatung, korban telah meninggal sekitar lima hari sebelum ditemukan pada Jumat malam.  Ia menambahkan, “Informasi dari keluarga, jenazah rencananya akan diambil hari ini. Jika melihat kondisi jenazah sejak ditemukan Jumat malam lalu, dengan adanya belatung, kami perkirakan korban telah meninggal sekitar lima hari.”

Laporan ini disusun berdasarkan keterangan resmi Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda Banten.

Baca Juga ya..  RS Hermina Cilegon Dikecam Akibat Dugaan Penolakan Pasien BPJS Kesehatan

Bagikan artikel ini!

By idzhar dhaffa

BRALINKNEWS.COM Berita terkini nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *