BRALINKNEWS.COM – KOTA TANGERANG — Program Studi D3 Kebidanan Institut Asyifa Indonesia menggelar prosesi Capping Day bagi mahasiswa calon tenaga kesehatan di Ballroom Golden Tulip Essential, Kota Tangerang, Senin (25/5).
Kegiatan tersebut menjadi penanda mahasiswa memasuki tahap pembelajaran praktik setelah menyelesaikan pendidikan teori.
Rektor Dr. H. Mahmudin mengatakan, prosesi Capping Day merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa kebidanan sebelum terjun langsung melayani masyarakat.
“Hari ini alhamdulillah terlaksana dengan baik, khusus untuk Prodi D3 Kebidanan Institut As-Syifa Indonesia. Saat ini kita ingin terus tetap menekankan budaya bagi calon tenaga kesehatan, bahwa Capping Day adalah penyematan cap untuk calon tenaga kesehatan setelah melewati masa pembelajaran teori dan akan memasuki masa pembelajaran praktik,” ujar Mahmudin kepada awak media.
Ia menjelaskan, pengukuhan peserta dilakukan langsung oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Tangerang bersama seluruh peserta Capping Day. Momentum tersebut, menurut dia, menjadi pengingat bagi mahasiswa agar menjalani pendidikan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Mahmudin menekankan, mahasiswa kebidanan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kesadaran moral dalam memberikan pelayanan kesehatan tanpa membedakan latar belakang pasien.
“Mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan D3 Kebidanan ini harus penuh dengan kesadaran, penuh dengan moralitas, dan juga tanpa memandang perbedaan dari setiap klien yang ditangani,” katanya.
Selain prosesi penyematan cap, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengenalan duta kampus atau duta Institut Asyifa Indonesia. Mahmudin juga berharap agar setiap program itu bertujuan untuk mendorong mahasiswa menjadi aktif dalam mengembangkan kapasitas diri di luar bidang akademik.
“Kegiatan Capping Day dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami tanggung jawab profesi tenaga kesehatan sekaligus memperkuat citra institusi pendidikan dalam mencetak bidan yang profesional dan humanis,” harapnya.
