Bralinknews.com, Tangerang Selatan – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) sudah memasuki dunia industri dengan membawa harapan yang penuh dan potensi dalam inovasi dan produktivitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Optimalisasi penggunaan AI kini membuat perusahaan-perusahaan menggabungkan kecerdasan buatan dengan berbagai bentuk kreativitas, bertujuan menciptakan solusi yang revolusioner dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek produksi dan layanan.
Universitas Multimedia Nusantara (UMN) secara khusus kembali mengangkat topik AI dalam Wisuda XXVI bagi 445 wisudawan & wisudawati ini. Mengusung tema “Optimalisasi Penggunaan AI untuk Menciptakan Inovasi dan Produktivitas dalam Dunia Industri”, Sabtu (22/6).
Ninok Leksono, rektor Universitas Multimedia Nusantara dalam sambutannya di wisuda kali ini menyampaikan AI merupakan tren yang hadir di berbagai bidang, seperti pada wisuda kali ini UMN kembali mengambil tema seputar optimalisasi penggunaan AI.
“Menciptakan inovasi dan produktivitas, dimaksudkan agar AI betul-betul dimanfaatkan secara tepat, sehingga terlahir karya atau produk baru yang tidak saja inovatif dan mutakhir, tetapi juga dalam memproduksinya efisien, wisudawan juga harus bisa memanfaatkan AI secara tepat agar dapat bersaing dalam dunia industri,” ujar Ninok.
Ninok juga mengimbau kepada para wisudawan agar terus mengejar kompetensi, namun tidak lupa juga untuk selalu menegakkan karakter individu masing-masing. Ninok berharap bahwa wisudawan mau untuk terus belajar dalam menghadapi kemajuan teknologi saat ini
“Saya berharap bekal ilmu yang diperoleh di UMN terus dikembangkan, mengikuti semboyan ‘pembelajar sepanjang hayat’. Semaju apapun teknologi saat ini, kalau alumni UMN mau terus belajar, jangan khawatir ketinggalan,” tutup Ninok Leksono.
Kepala lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah III (LLDikti III), Toni Toharudin turut hadir pada wisuda UMN XXVI. Dalam sambutannya, Toni mengatakan saat ini Indonesia sedang bergerak menuju Indonesia Emas 2045, lulusan-lulusan sarjana di Indonesia menjadi kunci untuk memajukan dan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik.
“Kunci pertama dalam menjadi generasi unggul adalah kreativitas. Anda harus berani berpikir out of the box, untuk mencari solusi inovasi setiap masalah yang dihadapi, serta tidak takut untuk mencoba hal-hal baru. Kreativitas adalah salah satu faktor utama dalam memajukan pendidikan dan inovasi di Indonesia,” ujar Toni.
Dengan menggunakan sumber daya dan teknologi yang juga semakin berkembang saat ini, wisudawan dapat belajar bagaimana mengoptimalkan penggunaan AI di setiap industri pekerjaan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kualitas produk, dan proses bisnis di industri tersebut.
