
Bralinknews.com – Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang mencatat berbagai capaian pembangunan strategis sepanjang tahun 2025. Pembangunan yang dilakukan secara menyeluruh di berbagai sektor tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga turut mengantarkan Kota Tangerang meraih berbagai penghargaan atas kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan pembangunan tahun 2025 difokuskan pada penguatan infrastruktur dasar, peningkatan sarana prasarana publik, serta perbaikan kualitas lingkungan permukiman masyarakat.
Salah satu capaian utama terlihat pada sektor tata air. Sepanjang tahun 2025, Pemkot Tangerang berhasil membangun lima embung, 56 tanggul, 13 pintu air, 25 polder atau kolam retensi, serta dua sistem drainase perkotaan baru.
Selain itu, dilakukan peningkatan terhadap 52 tanggul sungai, pembangunan 13 stasiun pompa banjir, peningkatan tiga drainase perkotaan, serta pembangunan 576 drainase lingkungan. Pemkot juga merehabilitasi 27 tanggul sungai guna memperkuat ketahanan pengendalian banjir.
“Pembangunan infrastruktur yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan kota. Berbagai capaian ini turut mengantarkan Kota Tangerang mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak atas keberhasilan pembangunan dan tata kelola daerah,” ujar Sachrudin.
Selain sektor tata air, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menjelaskan sepanjang 2025 Pemkot Tangerang telah membangun jalan di tujuh lokasi, melakukan rekonstruksi jalan di 50 lokasi, serta rehabilitasi jalan lingkungan di 622 lokasi. Pemerintah juga membangun lima jembatan baru dan mengganti 29 jembatan guna meningkatkan konektivitas wilayah.
Menurut Maryono, pembangunan infrastruktur jalan yang merata menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Perbaikan dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu faktor yang menguatkan posisi Kota Tangerang dalam meraih berbagai penghargaan di bidang pembangunan daerah dan pelayanan publik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menambahkan keberhasilan pembangunan juga terlihat dari peningkatan sarana prasarana serta kualitas hunian masyarakat.
Sepanjang tahun 2025, Pemkot Tangerang membangun Graha Kita Bersama di 23 lokasi, melaksanakan program bedah rumah sebanyak 1.000 unit, pembangunan jamban sehat di 308 lokasi, serta rehabilitasi 39 posyandu. Selain itu, pembangunan fasilitas pelayanan publik juga dilakukan melalui pembangunan RSUD Panunggangan Barat serta SMP Negeri 34 Kota Tangerang.
“Tahapan pembangunan dilakukan secara terencana dan terintegrasi, mulai dari infrastruktur dasar hingga fasilitas sosial. Capaian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan kota yang layak huni, sehat, dan berdaya saing,” terang Taufik.
Berbagai capaian pembangunan tersebut turut memperkuat reputasi Kota Tangerang sebagai daerah yang konsisten dalam meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang pun optimistis, keberhasilan pembangunan sepanjang 2025 dapat menjadi fondasi kuat untuk mendorong kemajuan kota yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.

