Bralinknews.com, Cilegon – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), perusahaan solusi kimia dan infrastuktur terkemuka di Indonesia, menggandeng 23 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner yang berasal dari Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, dan Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, membuka kedai di dalam pabrik petrokimia tersebut selama periode pemeliharaan pabrik terjadwal atau Turn Around Maintenance (TAM).

Para pelaku usaha UMKM itu digandeng Chandra Asri untuk menyediakan makanan bagi para pekerja. Makanan dan minuman yang dijajakan ini diawasi higienitasnya oleh tim Safety Health and Environment (SHE) dan Dokter Klinik Chandra Asri Group.

Inisiatif ini dilakukan Chandra Asri Group sebagai bentuk kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar dan dukungan terhadap UMKM sebagai salah satu pilar fondasi perekonomian Indonesia.

Baca Juga ya..  Dari Food Stall TAM 2026, Chandra Asri Group Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Direktur Legal, Hubungan Eksternal, dan Ekonomi Sirkular, Edi Riva’i, menyampaikan, Chandra Asri Group sebagai mitra pertumbuhan bagi Indonesia, khususnya di wilayah Kota Cilegon dan Kabupaten Serang, turut mendukung upaya pemerintah dalam peningkatan UMKM sebagai landasan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Chandra Asri adalah mitra pertumbuhan bagi Indonesia, khususnya Cilegon dan Kabupaten Serang. Ini juga bentuk dukungan kepada pemerintah dalam memajukan UMKM sebagai landasan pemberdayaan ekonomi. Perusahaan melibatkan UMKM masyarakat sekitar untuk membuka kedai di dalam pabrik dan menyediakan berbagai alternatif makanan terutama bagi ribuan pekerja kontraktor selama proses TAM berlangsung. Pelibatan UMKM ini merupakan upaya Perusahaan untuk berpartisipasi dalam peningkatan taraf ekonomi masyarakat lokal dengan melibatkan pelaku usaha kuliner,” kata Edi.

Baca Juga ya..  Wali Kota Cilegon Apresiasi Koperasi Karyawan Chandra Asri

Adapun UMKM yang terlibat mengaku mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan dan berhasil menjalin relasi yang lebih luas melalui interaksi antar pelaku usaha.

Salah satunya dirasakan Henny selalu mitra. Henny, warga Kampung Pangabuan, Kelurahan Gunung Sugih, yang menjadi salah satu UMKM, mengaku senang adanya kerjasama kemitraan yang melibatkan pelaku usaha kecil seperti dirinya.

“Saya sangat senang atas kesempatan berjualan yang diberikan Chandra Asri Group di dalam area pabrik. Pendapatan harian saya meningkat 250% dari biasanya. Terimakasih kepada Chandra Asri Group yang memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar, sehingga pendapatan kami meningkat dan kami memiliki relasi sosial yang lebih luas,” kata Henny.

Cut Mairoh dari Desa Grogol Indah, yang berjualan minuman dan makanan instan juga merasakan manfaat yang besar.

Baca Juga ya..  SIS Cilegon resmikan gedung baru dan buka jenjang SMP bertaraf internasional di Banten Utara

“Omzet saya meningkat 500—800% setiap harinya. Hal ini sangat berdampak terhadap perekonomian keluarga, diantaranya dapat mendukung biaya pendidikan anak-anak saya. Saya berterima kasih kepada Chandra Asri Group atas kesempatan ini dan berharap dapat terlibat lagi pada periode TAM berikutnya,” kata Cut.

Chandra Asri Group juga mendukung UMKM dengan mengintegrasikan konsep ekonomi sirkular dan berkolaborasi dengan Disperindag untuk membantu UMKM binaan mereka sejak 2022. UMKM terpilih dapat menukar sampah plastik dari kegiatan usaha maupun lingkungan sekitar dengan BBM Plas, yang diproduksi oleh IPST ASARI binaan Chandra Asri Group. Di IPST ASARI, sampah plastik yang terkumpul diubah dengan Teknik pirolisis menjadi bahan bakar minyak.

By bralinknews

BRALINKNEWS.COM Berita terkini nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *