
BralinkNews.com – Cilegon – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Merak, Banten, pada Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini menandai dimulainya Operasi Ketupat 2026 guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran yang diprediksi mengalami lonjakan signifikan tahun ini.
Didampingi Panglima TNI dan sejumlah menteri terkait, Kapolri tiba menggunakan helikopter setelah melakukan patroli udara di sepanjang jalur tol Jakarta-Merak. Fokus utama peninjauan kali ini adalah antisipasi penumpukan kendaraan di dermaga eksekutif maupun reguler.
Terobosan Antrean: First Come First In
Salah satu poin krusial yang disampaikan Kapolri adalah fleksibilitas sistem tiket. Untuk menghindari penumpukan kendaraan di area parkir pelabuhan akibat menunggu jadwal keberangkatan yang masih lama, Polri menyarankan penerapan metode first come first in.
“Kami berkoordinasi dengan ASDP agar masyarakat yang sudah tiba di pelabuhan bisa segera diseberangkan tanpa harus terpaku kaku pada jam di tiket, selama kapasitas kapal masih tersedia. Ini penting untuk mengurai kepadatan di buffer zone,” ujar Jenderal Sigit di Dermaga Eksekutif Merak.
Sistem Zonasi dan Indikator Kepadatan
Polri juga telah menyiapkan skema manajemen lalu lintas berdasarkan indikator warna untuk memantau beban kendaraan di Merak:
1. Situasi Hijau: Arus lalu lintas normal, kendaraan langsung masuk ke area pelabuhan.
2. Situasi Kuning: Antrean mulai mencapai pintu gerbang pelabuhan; rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan di jalur arteri.
3. Situasi Merah: Terjadi penumpukan hingga ke buffer zone (zona penyangga) di Jalan Lingkar Selatan dan area PT SMI. Jika ini terjadi, skema delaying system akan diaktifkan secara maksimal.
Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2026
Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung mulai hari ini hingga 25 Maret mendatang mengerahkan sedikitnya 161.000 personel gabungan. Di wilayah Banten sendiri, ribuan personel disiagakan di titik-titik rawan macet dan gangguan keamanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan fisik dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Manfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang ada di sepanjang jalur mudik jika merasa lelah,” tambah Kapolri.
Prediksi Puncak Arus Mudik
Pihak otoritas pelabuhan memprediksi puncak arus mudik pertama akan terjadi mulai malam ini hingga akhir pekan besok. Kapolri menegaskan bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas utama (salus populi suprema lex esto), dan seluruh jajaran diinstruksikan untuk memberikan pelayanan yang humanis namun tetap tegas dalam pengaturan regulasi di lapangan.
Kunjungan diakhiri dengan pemberian bantuan sembako secara simbolis kepada petugas pos pelayanan dan perwakilan sopir logistik yang masih beroperasi di area pelabuhan.