
Bralinknews.com – CILEGON – Tim SAR Gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banten berhasil melaksanakan operasi evakuasi medis (medical evacuation) terhadap seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia di perairan Pulau Tempurung, wilayah Kota Cilegon, pada Sabtu malam (07/03/2026
Korban diketahui bernama Shushkin (41), yang menjabat sebagai nakhoda atau Kapten Kapal Tanker Elisabeth. Evakuasi dilakukan setelah pihak berwenang menerima laporan bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kesehatan serius yang membutuhkan penanganan medis segera di darat.
Kronologi Evakuasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, KPP Banten mengerahkan personil menggunakan kapal operasional KN SAR Tetuka. Tim SAR Gabungan bertolak dari Dermaga Bandar Bakau Jaya (BBJ) menuju titik pertemuan (intercept) yang telah ditentukan di perairan Selat Sunda.
KN SAR Tetuka tiba di lokasi koordinat Kapal Tanker Elisabeth pada pukul 21.18 WIB. Tim kemudian melakukan prosedur tender atau merapat ke lambung kapal tanker guna memulai proses pemindahan pasien di tengah kondisi perairan.
Penanganan Medis.
Proses evakuasi berlangsung cepat dan terukur. Pada pukul 21.36 WIB, Kapten Shushkin berhasil dipindahkan ke atas KN SAR Tetuka dengan pengawasan ketat dari tim medis lapangan.
Setelah berhasil dievakuasi dari kapal tanker, korban segera dibawa kembali ke daratan melalui dermaga terdekat. Setibanya di darat, tim langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon, untuk mendapatkan perawatan intensif dan diagnosis lebih lanjut terkait penyakit yang dideritanya.
Hingga berita ini diturunkan, operasi SAR dinyatakan selesai dan unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terkini maupun detail diagnosa medis dari kapten kapal berkebangsaan Rusia tersebut.

